UMR Surakarta 2021 Terbaru

Jika baru Memulai ke dunia kerja, biasanya calon pekerja banyak yang mengulik informasi tentang besaran UMR Surakarta 2021. Jika anda salah satu dari Masyarakat Surakarta baca ulasan menarik berikut sampai selesai ya.

Hampir setiap tahunnya terjadi polemik antara buruh dan investor serta pemerintah Surakarta tentang bagaimana menentukan dan menetapkan UMR Surakarta. polemik ini selalu menjadi bagian dari pembicaraan dikalangan pekerja. Karena memang pada dasarnya para buruh ingin meningkatkan penghasilannya. Sehingga kesalahpahaman antara karyawan, pemilik usaha dan pemerintah sering terjadi saat penentuan UMR. .

Apa itu UMR?

UMR yang sering kita sebut merupakan Upah Minimum Regional yang mempunyai maksud nominal terendah yang wajib diberikan oleh perusahaan kepada pekerjanya. Disetiap level perusahaan harus patuh dan menjalankan standar upah minimum tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan di wilayah setempat. Karena hal itu telah diatur di dalam undang-undang ketenagakerjaan, maka bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi atau memberikan gaji sesuai dengan upah minimum kepada pekerjanya akan dikenakan sanksi administrasi dan yang paling berat adalah dicabut izin operasionalnya.

Upah Minimum Regional atau UMR ini diberikan sebagai penghargaan kinerja pegawai disuatu perusahaan, sesuai dengan skill serta ketentuan tugasnya. Hal lain, juga dapat digunakan sebagai acuan untuk para buruh lainnya untuk memperoleh upah yang layak sesuai standar kesesuaian.

Upah yang diberikan kepada buruh lebih dari satu spesifikasi tergantung dari karyawannya itu sendiri. Contohnya berasal dari tingkat pendidikan, umur, pengalaman kerja di dalam maupun luar perusahaan, kepiawaian saat mengerjakan semua job desk yang ditugaskan oleh pimpinan serta dedikasi atau ikut andil untuk meningkatkan usaha pelaku bisnis atau perusahaan.

Dalam sistem pemberian upah minimum ini tidak berlaku tunggal artinya  masing-masing provinsi atau kabutapen/kota memiliki hak masing-masing dalam mengatur rumah tangganya sendiri sehingga penetapan atau pemberian upah memiliki perbedaan di setiap daerahnya sendiri. Sehingga UMR dapat disesuaikan dan bisa memberikan manfaat nyata bagi semua warga dan masyarakat daerah itu sendiri.

UMR sendiri sesuai dengan Ketetapan Menteri Tenaga Kerja tahun 1999 dibagi menjadi 2:

–              Upah minimum regional tingkat 1 (UMR Tk1) atau upah minimum yang berlaku di satu provinsi

–              Upah minimum regional tingkat 2(umr tik II) atau upah minimum yang berlaku di daerah kabupaten/kotamadya/kota atau menurut wilayah pembangunan ekonomi daerah atau karena kekhusuan wilayah tertentu.

Perbedaan UMR,UMK dan UMP Surakarta

beberapa penduduk Surakarta sendiri masih kebingungan untuk membedakan apa itu UMR,UMP dan UMK. Kebanyakan mereka yang diketahui hanya UMR. Karena memang yang tersebar di kalangan masyarakat luas pada mulanya adalah UMR atau Upah Minimum Regional. sedangkan sebenarnya istilah UMR sudah digantikan dengan UMP(Upah Minimum Provinsi) dan UMK(Upah Minimum Kabupaten/Kota)

Perubahan tersebut disepakati Melalui Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2000, UMR Tingkat I diubah menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP). Sementara, UMR Tingkat II diubah menjadi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Jadi jika suatu daerah belum bisa mengusulkan UMK maka yang digunakan adalah UMP di wilayah tersebut.

Besaran UMR Surakarta 2021

Berikut adalah perkembangan daftar UMR Surakarta dari tahun ke tahun:

NOTAHUNNOMINAL
12021Rp. 2.013.810
22020Rp. 1.956.200
32019Rp. 1.802.700
42018Rp. 1.668.700
52017Rp. 1.534.985
Tabel UMR Surakarta

Dasar Penetapan UMR Surakarta 2021

Dalam pengambilan keputusan tentang UMR Surakarta 2021 diperlukan riset mendalam agar tidak menyebabkan permasalahan antara pekerja dengan pelaku usaha dan pemerintah. Yang dijadikan acuan adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Surakarta yang sudah melakukan penelitian dilokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan hidup layak (KHL).

Survey yang dilakukan untuk menentukan Kebutuhan Hidup Layak dapat ditentukan dari beberapa kategori tambahan untuk mendapatkan kelayakan upah dengan upah minimum regional maupun upah minimum kota. Bisa dilihat dari kebutuhan layak di setiap daerah atau tempat tinggal seperti sandang,pangan, pendidikan, kesehatan , kendaraan dan faktor lainnya. Yang kemudian data tersebut di rata-rata untuk menentukan besaran Upah minimum yang berlaku di daerah Surakarta.

Selain hal itu juga masih ada faktor lain sifatnya kebutuhan fisik dan hidup minimum. Jika pekerja bekerja pada level bawah akan berbeda keperluannya dan kesejahteraannya daripada level menengah atau atas. Hal tersebut dapat dilihat dari daya konsumsi karyawannya. Jadi alangkah baiknya untuk menentukan upah kelayakan dirundingkan sesuai kebijakan dari perusahaan.

Daftar UMR daerah di Jawa Tengah 2021

KABUPATEN / KOTAMADYAUMK 2020UMK 2021
Banjarnegara (Kabupaten)Rp 1,748,000Rp 1,805,000
Jepara (Kabupaten)Rp 2,040,000Rp 2,107,000
Karanganyar (Kabupaten)Rp 1,989,000Rp 2,054,040
Kebumen (Kabupaten)Rp 1,835,000Rp 1,895,000
Kendal (Kabupaten)Rp 2,261,775Rp 2,335,735
Klaten (Kabupaten)Rp 1,947,821Rp 2,011,514
Kudus (Kabupaten)Rp 2,218,451Rp 2,290,995
Magelang (Kabupaten)Rp 2,042,200Rp 2,075,000
Pati (Kabupaten)Rp 1,891,000Rp 1,953,000
Pekalongan (Kabupaten)Rp 2,018,161Rp 2,084,155
Pemalang (Kabupaten)Rp 1,865,000Rp 1,926,000
Banyumas (Kabupaten)Rp 1,900,000Rp 1,970,000
Purbalingga (Kabupaten)Rp 1,940,800Rp 1,988,000
Purworejo (Kabupaten)Rp 1,845,000Rp 1,905,400
Rembang (Kabupaten)Rp 1,802,000Rp 1,861,000
Semarang (Kabupaten)Rp 2,229,880Rp 2,302,797
Sragen (Kabupaten)Rp 1,815,914Rp 1,829,500
Sukoharjo (Kabupaten)Rp 1,938,000Rp 1,938,000
Tegal (Kabupaten)Rp 1,896,000Rp 1,958,000
Temanggung (Kabupaten)Rp 1,825,200Rp 1,885,000
Wonogiri (Kabupaten)Rp 1,797,000Rp 1,827,000
Wonosobo (Kabupaten)Rp 1,859,000Rp 1,920,000
Batang (Kabupaten)Rp 2,061,700Rp 2,129,117
Kota MagelangRp 1,853,000Rp 1,914,000
Kota SurakartaRp 1,956,200Rp 2,013,810
Kota SalatigaRp 2,034,915Rp 2,101,457
Kota SemarangRp 2,715,000Rp 2,810,025
Kota PekalonganRp 2,072,000Rp 2,139,754
Kota TegalRp 1,925,000Rp 1,982,750
Blora (Kabupaten)Rp 1,834,000Rp 1,894,000
Boyolali (Kabupaten)Rp 1,942,500Rp 2,000,000
Brebes (Kabupaten)Rp 1,807,614Rp 1,866,722
Cilacap (Kabupaten)Rp 2,158,327Rp 2,228,904
Demak (Kabupaten)Rp 2,432,000Rp 2,511,526
Grobogan (Kabupaten)Rp 1,830,000Rp 1,890,000

Potensi di Surakarta

Setiap daerah memiliki potensi masing-masing yang dapat mempengaruhi besaran UMR, Tak terkecuali di Surakarta. Pertanian dan perkebunan menjadi salah satu sumber pendapatan warga Surakarta. Dimana mereka mayoritas bertani dan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu ada beberapa perusahaan yang semakin berkembang di daerah Surakarta, ini merupakan hal bagus karena akan membantu masyarakat sekitar Surakarta untuk memperoleh sumber penghasilan. Sehingga tingkat pengangguran di Surakarta akan menurun.

Berbeda dengan daerah lain di Jawa Tengah, Surakarta mempunyai keunikan sendiri, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat. Masyarakat Surakarta semakin meningkat daya konsumsinya dari tahun ke tahun. Sehingga hal ini tentu dapat memberikan pertimbangan kepada pengusaha yang ingin  berinvestasi untuk membangun perusahaanya di daerah Surakarta.

Tempat wisata yang menarik juga ada di Surakarta. Yang bisa anda kunjungi saat liburan. Ada beberapa desa yang mengembangkan diri sebagai desawisata sehingga akan menaikan pendapatan desa tersebut.

Itulah beberapa ulasan mengenai UMR Surakarta 2021 yang dapat anda jadikan sebagai informasi ataupun referensi jika ingin melamar pekerjaan ataupun sebagai bahan kroscek penerimaan gaji apakah sudah sesuai bagi yang sudah bekerja.

Fokus : UMR Surakarta 2021

Tags: #UMR Surakarta 2021